Medan | dailyinvestigasi.com : Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan periode 2024-2029 melakukan kunjungan silaturrahim ke hadapan Sultan Deli XIV, Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alamsyah, pada Jumat malam (07/02/2025) di Istana Maimun. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PD Ir. H. T. Syahmi Johan, M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua Aidar Uzir, M.Pd., Sekretaris H. Rudi Suntari, M.M., Bendahara Rohanim, M.Pd., serta beberapa pengurus lainnya.
Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Tuanku Sultan menyambut rombongan dengan hangat. “Apa kabar Ayahnda Engku?” sapa Sultan sambil bersalaman dan saling mendoakan. Para pengurus kemudian dipersilakan duduk di ruang tamu megah Istana Maimun, menikmati teh manis dan hidangan khas Melayu yang telah disediakan.
Ketua PD MABMI Kota Medan menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2024-2029 telah disahkan oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) MABMI Sumatera Utara melalui Surat Keputusan No. 01/ORG/PW MABMI-SU/SK/IV/2024 tertanggal 20 Desember 2024. Dalam pertemuan ini, mereka meminta petunjuk, arahan, serta titah dari Sultan sebagai Ketua Dewan Adat PD MABMI Kota Medan, khususnya terkait persiapan pelantikan serta program kerja ke depan.
Fokus Identitas Melayu dan Pembangunan Kota Medan, Sultan Deli XIV menegaskan pentingnya PD MABMI Kota Medan untuk mendukung program Kesultanan Deli dalam mengembalikan identitas dan entitas Melayu di Kota Medan.
“Kepada Bang Bobby (Wali Kota Medan periode 2021-2024), saya telah menyampaikan beberapa pembangunan untuk masyarakat, seperti pembersihan Sungai Deli dan pembangunan tanggul rob Belawan. Alhamdulillah, sebagian sudah terealisasi meski belum memuaskan semua pihak,” ujar Sultan.
Beliau juga menyampaikan bahwa telah mengusulkan penamaan beberapa gedung, jalan, dan taman di Kota Medan agar lebih mencerminkan budaya Melayu. Selain itu, Sultan menyebut adanya rencana kerja sama dengan PT KAI Regional 1 Sumut untuk memasang ornamen Melayu di gerbong kereta api serta menggunakan bahasa Melayu sebagai pengantar dalam pengumuman perjalanan. Sultan pun menugaskan PD MABMI Kota Medan untuk menindaklanjuti hal ini.
Menanggapi titah Sultan, pengurus PD MABMI Kota Medan mengajukan beberapa rekomendasi, antara lain:
1. Revitalisasi Tugu Titik Nol Kota Medan dengan ornamen berbentuk gendang Melayu atau Pakpong.
2. Penataan kembali bantaran Sungai Deli dan taman-taman di sekitarnya agar menjadi tempat rekreasi yang nyaman bagi masyarakat.
3. Pemasangan ornamen khas Melayu Deli pada angkutan umum, khususnya bus listrik milik Pemko Medan.
4. Menghimpun akademisi, pengusaha, dan budayawan Melayu untuk memberi masukan dalam menyempurnakan program pembangunan yang telah dirancang oleh Sultan.
Sultan juga menyampaikan bahwa dirinya telah bersepakat dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2024-2029 terkait pembangunan Kota Medan, terutama dalam memperhatikan masyarakat Melayu. Oleh karena itu, beliau meminta PD MABMI Kota Medan untuk menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam kebijakan pembangunan kota.
Di akhir pertemuan, Ketua PD MABMI Kota Medan, Ir. H. T. Syahmi Johan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Yang Mulia Sultan Deli XIV atas sambutan, arahan, dan titah yang diberikan. Sultan pun mengucapkan selamat kepada kepengurusan PD MABMI Kota Medan periode 2024-2029, berharap agar mereka dapat menjalankan amanah dengan baik.
Pertemuan yang berlangsung selama dua jam ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga dan mengembangkan budaya Melayu di Kota Medan.
(Ikhsan Hasibuan).